Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Sutoyo Jln. LetJend. Sutoyo, Jakarta Timur - Indonesia
Kamis, 15 November 2018
Rabu, 14 November 2018
Renungan Harian - “Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan”.
RENUNGAN HARIAN HKBP SUTOYO
Rabu, 14 November 2018.
Lukas 11:10
“Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan”.
“Ai sai na manjalo do nasa na mangido; sai na jumpangan do na mangalului jala sai na ungkapon do di na manuktuhi”.
Bapak/Ibu, Saudara/i yang terkasih di dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus. Setiap orang yang berdoa, sebenarnya harus mengetahui Allah yang bagaimana yang menjadi alamat doa-doanya. Ia juga harus mengetahui cara berdoa yang benar sehingga doa-doannya didengar. Apakah doanya ditujukan kepada Allah yang kikir yang harus dipaksa dan di dorong agar mau mengabulkan? Apakah doanya ditujukan kepada Allah yang suka mengolok-olok yang pemberiannya malah mendatangkan sengsara baru? Atau apakah doanya ditujukan kepada Allah yang sangat baik hati, yang telah bersedia memberi sebelum diminta? Yesus menggambarkan cara Tuhan menjawab doa itu seperti seorang anak meminta kepada ayahnya. Ayahnya tidak akan menolak permintaan dari anaknya tersebut, seperti seorang sahabat meminta sesuatu kepada sahabatnya, maka sahabatnya itu pasti akan memberikan apa yang diminta oleh sahabatnya tersebut. Terlebih Bapa kita yang di surga, bahwa Dia akan memberikan apa yang kita minta kepadaNya.
Diposting oleh
HKBP Sutoyo
Selasa, 13 November 2018
Renungan Harian - “Ketika itu aku berkata kepadamu: Janganlah gemetar, janganlah takut mereka: TUHAN Allahmu, yang berjalan di depanmu, Dialah yang akan berperang untukmu sama seperti yang dilakukan-Nya bagimu di Mesir, di depan matamu”.
RENUNGAN HARIAN HKBP SUTOYO
Selasa, 13 Nopember 2018
Ulangan 1 : 29 – 30
“Ketika itu aku berkata kepadamu: Janganlah gemetar, janganlah takut mereka: TUHAN Allahmu, yang berjalan di depanmu, Dialah yang akan berperang untukmu sama seperti yang dilakukan-Nya bagimu di Mesir, di depan matamu”.
“Jadi ningku ma uju i tu hamu: Unang hamu godoron, jala unang mabiar hamu mida nasida! Ai Jahowa, Debatamuna i mardalan di jolomuna, Ibana sandiri marporang humophop hamu, sandok songon na binahenNa i tu hamu di Misir di adopan ni matamuna”
Senin, 12 November 2018
Pelayanan Kunjungan Pastoral Team Doa ditemani Seksi Sosial dan Sintua sektor, niuluhon ni Inang Pdt. br. Sinaga ke Ny Sirait (+)/br. Gultom di Cipinang Bali
Pelayanan Kunjungan Pastoral Team Doa ditemani Seksi Sosial dan Sintua sektor, niuluhon ni Inang Pdt. br. Sinaga ke Ny Sirait (+)/br. Gultom di Cipinang Bali. Mauliate ma di Tuhan-TYM kita semua.
Diposting oleh
HKBP Sutoyo
Kunjungan Pastoral Team Doa ditemani Seksi Sosial dan Sintua Sektor, niuluhon ni Inang Pdt. br. Sinaga ke kel. Amang Sihombing / br. Purba di Cipinang Bali
Kunjungan Pastoral Team Doa ditemani Seksi Sosial dan Sintua Sektor, niuluhon ni Inang Pdt. br. Sinaga ke kel. Amang Sihombing / br. Purba di Cipinang Bali. Inang br Purba karena sakitnya ... sdh kurang lebih 2 tahun tdk beribadah di Gereja ... bersama amang Sihombing. Terpujilah Nama Tuhan melalui kunjungan pastoral ini.
Diposting oleh
HKBP Sutoyo
Renungan Harian - “Tetapi Tuhan adalah Setia. Ia akan menguatkan hatimu dan memelihara kamu terhadap yang jahat”
Renungan Jemaat HKBP Sutoyo
12 Nopember 2018
“Tetapi Tuhan adalah Setia. Ia akan menguatkan hatimu dan memelihara kamu terhadap yang jahat”. 2 Tessalonika 3:3
“Alai haposan do Tuhan i:PatoguonNa do rohamu jala ramotanNa do hamu maralohon na jahat” 2 Tessalonik 3:3
Bapak/Ibu yang dikasihi Yesus Kristus...
Selamat Pagi. kita bertemu kembali dalam renungan pagi ini.. Dalam bahasa Yunani disebut: pistos (artinya iman). Dalam Kamus Bahasa Indonesia, setia berarti: 1. patuh, taat; contoh kalimat: Bagaimanapun berat tugas yang harus dijalankannya, ia tetap setia melaksanakan. 2. tetap dan teguh hati (dalam persahabatan, perkenalan); contoh kalimat: Telah sekian lama suaminya merantau, ia tetap setia menunggu. 3. berpegang teguh dalam pendirian dan janji; contoh kalimat: Walau hujan dengan lebatnya, ia tetap setia memenuhi janji pergi ke rumah kawannya. Kesemuanya itu hanya ada pada Yesus, sebagai teladan sempurna. Setia itu harus patuh dan taat.
Langganan:
Postingan (Atom)





