running text

HORAS!!! SELAMAT DATANG DI BLOG HKBP SUTOYO; Jln. Letjend Sutoyo, Jakarta Timur - Indonesia

Selasa, 20 November 2018

Renungan Harian - Carilah yang baik dan jangan yang jahat, supaya kamu hidup.


RENUNGAN HARIAN HKBP SUTOYO

Selasa, 20 November 2018

Amos 5:14a
Carilah yang baik dan jangan yang jahat, supaya kamu hidup.

Lului hamu ma Na denggan, unang tagonan na jahat i, asa mangolu hamu”

Syalom, selamat pagi bagi bapak/ibu, dan saudara-saudari yang terkasih di dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus.  Apa yang kita cari dalam hidup ini sangat mempengaruhi seluruh gerak-gerik hidup kita. Jika yang kita cari dan perjuangkan adalah apa yang dikehendaki oleh Tuhan, pasti kita akan menjalani hidup ini dengan hati yang damai, penuh ceria dan bebas dari ketegangan-ketegangan yang tidak menentu. Akan tetapi jika kita berusaha mengejar cita-cita yang kita ciptakan sendiri atau yang orang lain paksakan kepada kita, maka sukses tidak akan dibarengi dengan rasa tidak damai dan tanpa gembira. Keadaan ini terjadi mungkin saja terjatuh kepada menghalalkan segala cara, melawan kebenaran, berlomba tidak sehat, bahkan sampai kepada melakukan kejahatan dalam meraih target yang akan dikejar.

Senin, 19 November 2018

Renungan Harian - “Aku tahu, bahwa Tuhan akan memberi keadilan kepada orang tertindas, dan membela perkara orang miskin”.


RENUNGAN HARIAN HKBP SUTOYO

Senin, 19 Nopember 2018

Mazmur 140 : 13
“Aku tahu, bahwa Tuhan akan memberi keadilan kepada orang tertindas, dan membela perkara orang miskin”.

“Tangkas do huboto, sai na maruli uhum do na dangol dohot angka na pogos bahenon ni Jahowa”.

Bapa/Ibu, Saudara/i yang terkasih dalam Kristus Yesus! Sejak kejatuhan manusia ke dalam dosa, selalu ada dalam lingkup kehidupan manusia, kebencian, kekerasan, penindasan, kecemburuan dan segala macam kejahatan yang lainnya. Sepertinya ini menjadi bagian tingkah laku manusia atau dunia ini. Sering kita mendengar berita saling menjelek-jelekkan, saling berseteru atau perselisihan sehingga menimbulkan kebencian, dendam bahkan sampai pada pembunuhan. Memang hidup dalam dunia yang sudah jatuh ke dalam dosa, memperhadapkan kita pada tindakan-tindakan kejahatan. Baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam lingkungan pekerjaan kita. Demikian halnya yang dialami oleh pemazmur.

Minggu, 18 November 2018

Renungan Harian - MENGALAHKAN KEJAHATAN DENGAN KEBAIKAN


RENUNGAN HARIAN JEMAAT HKBP SUTOYO

MINGGU, 18 Nopember 2018

MENGALAHKAN KEJAHATAN DENGAN KEBAIKAN

( Roma 12:9-21 )

Syaloom, Hari ini Gereja kita merayakan Pesta Gotilon sekaligus Parheheon Ama. Pesta Gotilon merupakan kesempatan yang baik bagi setiap warga jemaat untuk menyatakan syukur atas berkat yang diterima dari Tuhan. Mengajak jemaat senantiasa bersyukur dan bersukacita dan merespon atas segala berkat dan kasih karuniaNya yang kita terima dengan  membawa persembahan padaNya sebagai buah “ hasil kerja” (buah panen ) atas pemenuhan dan pemiliharaan hidup yang dianugerahkanNya. Tuhan juga memberikan kemampuan/talenta bagi manusia untuk memenuhi segala kehidupannya walaupun pada akhirnya Tuhan-lah yang menjadikanNya sesuai dengan Nyanyian BE.No.373 : 1 “Mangula hita jolma”
Mangula hita jolma, manabur boni i, alai anggo jadina di Debata do i
Dilehon las ni ari, nang nambur udan pe, tongtong di panumpakna marguru sasudeNasa uli basa ro sian Debata, ipe Ibana puji ma, huhut haposi da.

Sabtu, 17 November 2018

Renungan Harian - Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku melainkan dari Bapa yang mengutus Aku


Renungan Harian HKBP Sutoyo

Sabtu, 17 Nopember  2018

Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku melainkan dari Bapa yang mengutus Aku  [ Yohanes 14 : 24]

Salam dan doa kami untuk seluruh jemaat, dimana pun saudara berada. Selamat bertemu kembali dalam renungan harian HKBP Sutoyo, Sabtu, 16 Nopember 2018, topik kita tentang “Mengasihi Yesus"

Jemaat yang diberkati Tuhan.!
Ketika saya memakai atribut kekristenan apakah itu sudah menjamin bahwa saya mengasihi Kristus  ? Menyanyikan banyak lagu tentang keagungan Yesus, apakah itu sudah  menjamin bahwa si penyanyinya benar-benar mengasihi Yesus. Membangun begitu banyak gedung atau monumen yang mengusung nama Yesus apakah itu sudah menjamin bahwa dia mengasihi Kristus ? . Menulis banyak artikel seperti renungan khotbah  ini pun sama saja, belum menjamin bahwa dia mengasihi Yesus. Nas ini menegaskan bahwa kasih murid kepada Tuhannya diwujudkan melalui ketaatan dan kesetiaan  si murid pada perintah-Nya, baik dalam sikap, perasaan, dan tindakan.

Jumat, 16 November 2018

Renungan Harian - "Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus."


Renungan harian HKBP Sutoyo

Jumat, 16 Nopember 2018

"Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus."
(Roma 5:1)

Sejak kejatuhan manusia pertama ke dalam dosa, tidak ada perbuatan baik apapun yang dapat menyelamatkan manusia. Manusia tidak akan pernah dapat memperoleh keselamatan dan mengalami pemulihan hubungan dengan Allah. "Tidak ada yang benar, seorangpun tidak (Roma 3:10). Semua keturunan Adam telah terkontaminasi dan tercemar dosa itulah dosa asali.
Namun dengan inisiatif Allah sendiri :"...mengutus AnakNya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup olehNya" (I Yoh.4:9) yaitu anugerahNya (Yoh.3:16).
Anugerah diberikan Allah sebagai proses pembenaran bahwa manusia yang berdosa dijadikan benar bukan berdasarkan apa yang diperbuatnya tetapi berdasarkan anugerah Allah.
Dibenarkan adalah berkenan berkenan dengan perubahan dalam hubungan yaitu hubungan antara Allah dan orang yang percaya kepada Yesus Kristus.

Kamis, 15 November 2018

Renungan Harian - “Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita”.


Renungan di HKBP Sutoyo

Kamis, tgl. 15 Nopember 2018

Selamat Pagi Amang dan Inang juga seluruh jemaat yang dikasihi Tuhan.

Salam jumpa pada renungan pagi HKBP Sutoyo.
Firman Tuhan untuk kita pagi ini, sesuai dengan Almanak HKBP dikutip dari surat Rasul Paulus ke Jemaat Roma 8:18, tertulis: “Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita”.

Amang, Inang dan saudara-saudara yang baik…
Setiap orang pasti mempunyai pengharapan tersendiri di dalam hidupnya. Pengharapan itu biasanya berupa suatu keadaan hidup yang lebih baik dari saat ini. Jika kita sebagai orang tua, pasti berharap agar kelak anak-anak kita bisa menjadi orang yang berguna. Dan kita tentunya akan berani untuk membayar mahal menyekolahkan anak-anak kita di sekolah yang ter-favorit baik di Indonesia maupun di luar negeri. Untuk menunjang hal tersebut sebagai oangtua kita memberikannya banyak kegiatan les seperti: bahasa Inggris, Piano, bahasa Mandarin dan les-les lainnya sampai kadang-kadang anak itu tidak ada waktu untuk bermain. Tujuannya agar mereka lebih baik dari hari ini, paling sedikit lebih baik dari kedua orang tuanya. Dan jika hari ini kita sebagai orang muda, maka pengharapan kita lain lagi, kita mungkin berharap menjadi orang yang kaya-raya, berduit dan bahagia. Kuliah dengan baik, kemudian mencari pekerjaan yang terbaik, cari pasangan hidup – suami/isteri yang cakap, menarik, pintar, lalu memiliki anak-anak dan sebagainya – dan sebagainya.